Jumat, 26 Juni 2020

Dampak Covid-19 Pekarangan Rumah Dimanfaatkan Untuk Ditanami Sayuran

Manfaatkan Pekarangan Rumah dengan Menanam Sayur

Hello… sahabat Sehati di Alam, semoga sehat selalu. Selalu beraktifitas melakukan hal-hal positif baik kepada diri kita sendiri maupun kepada orang lain. Berbicara soal covid-19 memang banyak dampak kerugian yang dirasakan oleh berbagai pelaku bisnis yang otomatis akan menurunkan penghasilan dari keadaan normal, padahal untuk memenuhi kehidupan dengan berbagai kebutuhan pokok harus memiliki alat transaksi berupa uang. Banyak pelaku rumah tangga yang sekarang berusaha mengirit pengeluaran  di masa pandemi ini, mengingat juga bahwa untuk meningkatkan imunitas tubuh diperlukan cakupan gizi yang cukup serta vitamin untuk ketahanan tubuh dari ancaman virus. 

Salah satu kegiatan yang bisa mengirit pengeluaran yaitu dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami sayuran, meskipun tidak ngirit amat sih tapi setidaknya bisa meringankan. Kegiatan ini bisa dikatakan akan terus berlanjut karena setiap saat kita butuh energi yang bersumber dari apa yang kita konsumsi.

Contoh misalnya pada gambar dibawah yaitu bayam yang ditanam di pekarangan samping rumah yang tumbuh subur dan bisa senantiasa memanennya setiap  kita memerlukan. Sejak merebaknya Covid-19 pekarangan tersebut dimanfaatkan untuk ditanami sayuran yang mempunyai umur panen jangka pendek.


Selanjutnya selain bayam ada banyak lagi jeni sayuran yang bisa kita tanam, termasuk terong. Terong merupakan sayuran yang terbilang mudah tumbuh di daerah yang mempunyai suhu yang relative tinggi sekitar 23-32 derajat celcius dengan kondisi tanah lempung dan sedikit berpasir untuk menjaga drainase. Asalkan tanahnya tidak kering dan selalu menjaga kelembaban tanah maka sayuran yang kita tanam akan tumbuh dengan baik.


Gambar di atas itu merupakan hasil penanaman di samping rumah dimana tanaman terongnya sudah berbuah meskipun buahnya masih kecil yang terpenting ada hasil yang kita tunggu. Kelebihan lainnya dengan menanam sendiri sayuran dirumah kita dapat mengontrol dan mengamati apa saja yang diberikan dan yang akan diserap oleh tanaman baik itu dari sisi pestisidanya ataupun pupuk yang diberikan yang pasti jangan menggunakan dosis yang berlebihan karena selain memberi pengaruh yang kurang baik pada tanaman juga akan memberi dampak pada lingkungan.

Selain kedua gambar diatas, saya tampilkan juga gambar yang diperoleh dari hasil penelusuran penanaman di pekarangan tapi ini pekarangan disamping rumah, yaitu terdapat talas. meskipun mempunyai umur panen yang relative lama dibandingkan bayam dan terong akan tetapi tidak ada salahnya kita menanam asalkan ada pekarangan ataupun lokasi penanaman. Dan menurut saya perawatan talas juga cukup mudah dan mudah tumbuh.

Jadi, manfaatkan sobat pekarangannya jangan dinganggurin, kalau emang ada keinginan untuk menjual hasil tanaman yang ditanam ya.. sah- sah saja untuk mengais pundi-pundi rupiah. Nah itulah sedikit pendapat dan penelusuran saya mengenai pentingnya memanfaatkan pekarangan untuk ditanami sayuran.


Jumat, 02 Februari 2018

Membuat Mainan Pistol dari Bambu

Cara Membuat Mainan Pistol  dari Bambu

Dizaman modern ini permainan tradisional sudah mulai pudar dan akan digantikan oleh permainan gadget di handphone sekarang ini, ini yang menyebabkan permainan tradisional tidak laku lagi, tapi permainan ini tidak kalah seru jika dimainkan bersama sama. Dikesempatan kali ini, saya akan mengajak teman sekalian untuk kembali menggunakan permainan tradisional, yaitu pistol bambu atau bahasa makassarnya biasa disebut "Temba Temba Bulo". Permainan ini sangat seru, dan saya sering memainkannya dengan kawan kawan diwaktu kecil. Tapi sayangnya banyak juga orang yang kurang tau bagaimana cara membuatnya. Nahh, pas bangettt nih, kali ini saya akan membahas tentang cara membuat pistol bambu, simak baik baik yah.....

Nah tahap pertama ini, siapkan alat dan bahan yaitu, bambu yang kecil atau ranting bambu, pisau kecil, gergaji dan bambu tua yang telah kering untuk dijadikan pendorong peluru.

Kemudian tahap kedua, potong bambu yang panjangnya 30 cm, atau bisa juga sesuai dengan keinginan, potonglah dengan hati-hati menggunakan gergaji, ingat ya… jangan sampai bambo itu pecah. Apabila pecah pistol tidak akan mengeluarkan suara dan pelurunya juga tidak akan terlempar. Untuk lebih lengkapnya lihat gambar.


Setelah bambu dipotong, ratakan ujung bambu biar mulus agar lebih rapi tidak bergerigi.

Setelah itu, ambillah bambu tua yang telah kering, kemudian potong hingga menjadi beberapa bagian, kemudian raut hingga ukurannya bisa masuk ke lubang bambu.



Buatlah pegangan pendorong peluru, agar tidak menjepit  tangan saat menembak. Panjang pegangannya bisa sesuai keinginan. Ambil bambu yang salah satu ujungnya bertulang sebagai tumpuan pendorong peluru.


Setelah pegangan tersebut sudah dibuat, pasang bambu yang telah diraut.


Jika setelah dipasang masih longgar selipkan lidi bambu pada pegangan pendorong peluru seperti pada gambar, kemudian tekan secara perlahan agar pegangannya tidak pecah dan pendorong pelurunya juga tidak patah, jika keras pada saat ditekan, gunakanlah punggung pisau yang tumpul tapi harus dilakukan dengan hati-hati jangan sampai tangan yang terkena pisau.


Untuk menjadikan peluru terlempar maksimal,  jangan samakan panjang bambu dengan panjang pendorong peluru, potong ujung pendorong peluru kurang lebih setengan cm.



Setelah itu, membuat pelurunya, bahan pelurunya yaitu hanya dari kertas yang telah ditenggelamkan/direndam ke dalam air.

Kemudian gulung kecil –kecil kertas basah tersebut sesuai besarnya lubang bambu, masing-masing ujung bambu diisi peluru. Kemudian masukkan pendorong peluru, setelah itu, langsung tembak.


Nah itulah tadi cara membuat pistol bambu, oh iya, hasil tembakannya ini cukup sakit lohh. Jadi jangan sampai kena orang, apalagi kalau daerah mata.
Dan ingat jangan saling tembak ya.., cukup hanya bertanding siapa yang suara tembakannya paling besar atau menargetkan suatu benda untuk ditembak, itu sedikit saran dari saya, kan itu lebih aman. Sebelumnya, Maaf ya... sebagian gambarnya saya blur, fokus aja sama alat dan bahannya ya... Nah, sekian cara membuat pistol bambu, silahkan mencoba, semoga berhasil.