Dizaman modern ini permainan tradisional sudah mulai pudar dan akan digantikan oleh permainan gadget di handphone sekarang ini, ini yang menyebabkan permainan tradisional tidak laku lagi, tapi permainan ini tidak kalah seru jika dimainkan bersama sama. Dikesempatan kali ini, saya akan mengajak teman sekalian untuk kembali menggunakan permainan tradisional, yaitu pistol bambu atau bahasa makassarnya biasa disebut "Temba Temba Bulo". Permainan ini sangat seru, dan saya sering memainkannya dengan kawan kawan diwaktu kecil. Tapi sayangnya banyak juga orang yang kurang tau bagaimana cara membuatnya. Nahh, pas bangettt nih, kali ini saya akan membahas tentang cara membuat pistol bambu, simak baik baik yah.....
Nah tahap pertama ini, siapkan alat dan bahan yaitu, bambu yang kecil atau ranting bambu, pisau kecil, gergaji dan bambu tua yang telah kering untuk dijadikan pendorong peluru.
Kemudian tahap kedua, potong bambu yang panjangnya 30 cm, atau bisa juga sesuai dengan keinginan, potonglah dengan hati-hati menggunakan gergaji, ingat ya… jangan sampai bambo itu pecah. Apabila pecah pistol tidak akan mengeluarkan suara dan pelurunya juga tidak akan terlempar. Untuk lebih lengkapnya lihat gambar.
Setelah bambu dipotong, ratakan ujung bambu biar mulus agar lebih rapi tidak bergerigi.
Setelah itu, ambillah bambu tua yang telah kering, kemudian potong hingga menjadi beberapa bagian, kemudian raut hingga ukurannya bisa masuk ke lubang bambu.
Buatlah pegangan pendorong peluru, agar tidak menjepit tangan saat menembak. Panjang pegangannya bisa sesuai keinginan. Ambil bambu yang salah satu ujungnya bertulang sebagai tumpuan pendorong peluru.
Setelah pegangan tersebut sudah dibuat, pasang bambu yang telah diraut.
Jika setelah dipasang masih longgar selipkan lidi bambu pada pegangan pendorong peluru seperti pada gambar, kemudian tekan secara perlahan agar pegangannya tidak pecah dan pendorong pelurunya juga tidak patah, jika keras pada saat ditekan, gunakanlah punggung pisau yang tumpul tapi harus dilakukan dengan hati-hati jangan sampai tangan yang terkena pisau.
Jika setelah dipasang masih longgar selipkan lidi bambu pada pegangan pendorong peluru seperti pada gambar, kemudian tekan secara perlahan agar pegangannya tidak pecah dan pendorong pelurunya juga tidak patah, jika keras pada saat ditekan, gunakanlah punggung pisau yang tumpul tapi harus dilakukan dengan hati-hati jangan sampai tangan yang terkena pisau.
Untuk menjadikan peluru terlempar maksimal, jangan samakan panjang bambu dengan panjang pendorong peluru, potong ujung pendorong peluru kurang lebih setengan cm.
Setelah itu, membuat pelurunya, bahan pelurunya yaitu hanya dari kertas yang telah ditenggelamkan/direndam ke dalam air.
Kemudian gulung kecil –kecil kertas basah tersebut sesuai besarnya lubang bambu, masing-masing ujung bambu diisi peluru. Kemudian masukkan pendorong peluru, setelah itu, langsung tembak.
Kemudian gulung kecil –kecil kertas basah tersebut sesuai besarnya lubang bambu, masing-masing ujung bambu diisi peluru. Kemudian masukkan pendorong peluru, setelah itu, langsung tembak.
Nah itulah tadi cara membuat pistol bambu, oh iya, hasil tembakannya ini cukup sakit lohh. Jadi jangan sampai kena orang, apalagi kalau daerah mata.
Dan ingat jangan saling tembak ya.., cukup hanya bertanding siapa yang suara tembakannya paling besar atau menargetkan suatu benda untuk ditembak, itu sedikit saran dari saya, kan itu lebih aman. Sebelumnya, Maaf ya... sebagian gambarnya saya blur, fokus aja sama alat dan bahannya ya... Nah, sekian cara membuat pistol bambu, silahkan mencoba, semoga berhasil.
Dan ingat jangan saling tembak ya.., cukup hanya bertanding siapa yang suara tembakannya paling besar atau menargetkan suatu benda untuk ditembak, itu sedikit saran dari saya, kan itu lebih aman. Sebelumnya, Maaf ya... sebagian gambarnya saya blur, fokus aja sama alat dan bahannya ya... Nah, sekian cara membuat pistol bambu, silahkan mencoba, semoga berhasil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar